Sabtu, 16 Februari 2019

Puisi Kecil: Tanyakan pada Netizen Maha Benar


Tanyakan pada Netizen Maha Benar
Kemarin, ada yang bertanya,
Bagaimana kabar negaramu bocah?
Aku sangat bersemangat menjawab,
Tapi tiba-tiba tenggorokanku bagai tersumbat..
Pikiranku tersesat..
Bagaikan terkena gangguan kepribadian..
Jiwaku terpecah jadi dua..
Ikut ke sana atau ikut ke sini..
Seolah-olah aku harus ikut salah satu..
Logika tak bisa membedakan yang mana realita
Yang mana yang berita beritaan saja
Yang mana yang kisah kisah manis saja
Yang mana yang pencitraan-pencitraan saja
Yang mana yang benar benar adanya
Kurasa aku sudah gila.. Bahkan aku tak yakin aku ini otaknya ada..
Aku merasa ini bagai di mimpi..
Karena semua seperti tampak ilusi dan unrealistic
Pemahamanku akan negeri ini kurasa salah..
Tapi pasti ini karena aku mimpi saja di sepanjang setengah dekade ini..
Tapi aku merasa gila dengan mimpi ini..
Mimpi tentang sebuah negeri..
Yang mana rakyatnya terdiri atas dua jenis gen mutasi milenial..
Yang satu diberi nama Latin Pret, Yang satunya Bong
Ah apa sih ini? Membuat pusing kepalaku..
Mereka saling menghujat satu sama lain
Mereka saling menggoblok-goblokan..
ahh.. apakah memang begitu ya diskusi jaman milenial ini.. aku saja yang gak mengikuti jaman modern dan maju ini?
tapi otakku tidak bisa menerima
drama Indonesia di setiap media sosial,
Yang penuh dialog hujatan tak beraturan, hinaan-hinaan yang muncrat ke berbagai arah, kata-kata berbau busuk yang anyir.. di seluruh mimpi dunia mayaku..
Sedih.. Lelah..
Bagaimana bisa kegoblokan mimpi ini begitu haqiqi?
Ada yang membela agamanya dengan menghina orang lain yang sama agamanya hlo..
Marah.. Jengah
Menggunakan kata-kata berbau agama dicampur, diaduk, diobok-obok dan dimuntahkan begitu saja tanpa pikiran..
Meneraka-neraka kan orang lain, mensyurga-syurga kan diri sendiri, itu yang mereka kira syur!?
Mual.. Muak..
Apa sih semua ini.. apakah begini ini jaman merdeka ya?
Bebas mau hina siapa saja, bebas mau mendoakan siapa saja agar mati masuk neraka,
Grup grup medsos yang sakit itu,
Yang isinya hanya kebencian, kedengkian, kemarahan, KEBODOHAN...
Kok bisa sih.. kok bisaa?
Mungkin karena Dajjal sudah datang
Dia mengaburkan mana yang salah dan yang benar
Semua tertukar.. terkamuflase..
Sepertinya beragama, tapi kok mengina-hina, tapi kok kata-katanya kasar sekali..
Mungkin sebab  Dajjal sudah datang
Matanya hanya satu tak seimbang
Membuat semua terlihat satu sisi yang negatif saja..
Jika dia bukan kelompokmu maka yang kau tahu adalah, dia SALAH..
Mungkin lantaran Dajjal sudah datang
Yang nampaknya air sesungguhnya api
Yang nampaknya menyebut nama Tuhan tapi hanya untuk kepentingan nafsu egonya saja..
Mungkin memang Dajjal sudah datang
Kecepatannya menyebarkan kisah kisah hoaks dan puisi puisi kebencian sungguh canggih
Cepat.. Kilat.. Tepat.. dan Jahat..
Mungkin ya Dajjal sudah datang
Berbagai fitnah antar saudara setanah air berterbangan tak karuan..
Menyerang siapa saja, menebas otak kesadaran siapa saja,
Termasuk otakku yang bingung, pusing, setress, depresi, dan berpikir oh apakah Dajjal itu adalah aku yang terkena virus kebodohan ini??
Dan tiba-tiba bergulung-gulung ombak menghempasku
Bumi terbalik menimbun, mengubur, menyesakkanku, mencekik hingga aku TEWAS!
Dan dengan penuh air mata derita
Aku terbangun dari mimpiku...
Aku menangis tiada habis..
Kemana kah wahai saudara saudara ku yang ramah dan saling senyum di foto profilnya..
Kemana kah kalian yang saling terpelajar, mendidik satu sama lain untuk membangun keindahan dalam keberagaman seperti kisa eyang moyang kita dulu?
Kemana kah kalian yang aku sangat rindu untuk berpelukan dalam hujan kasih sayang dan penghargaan..
Kalian sudah menuju negeri kalian masing-masing.. Negeri baru yang kalian ciptakan sendiri..
Lantas dengan siapa aku harus mengisi roman kemerdekaan negara ini
Lantas dengan siapa aku harus bercinta untuk mengembang biakkan keanekaan suka cita ini
Lantas dengan siapa aku harus jalin menjalin kasih untuk menopang cita bineka tunggal ika ini?
Aku bertanya...
Tapi pertanyaanku tak terkirim dan muncul tanda re-upload..
Dan kudapati historyku miskin tanda hati dan jempol
Ya Tuhan apakah aku ini gila dalam kesendirianku ini?
Ya Tuhan apakah ini waras atau gila? Ah aku tak tahu..
Hatiku terhenyak dalam malam tahun baru yang sepi dan hingar yang baur..
Radioku hilang sinyal dan samar-samar lagu yang janggal terdengar dan memberiku inspirasi yang sejati
berjudul Coba kau tanya pada netizen maha benar

Saya, Nurul Ulfah, menyukai musik dan blogging, saat ini tinggal di Yogyakarta bersama suami dan anak saya. Sehari-hari saya mengajar di SD Tumbuh sebagai Support Teacher. Pernah menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi UGM dan berharap bisa memberi kontribusi maksimal kepada masyarakat.
Saya berharap Indonesia selalu dalam keadaan damai



Selasa, 12 Februari 2019

Psychology Corner: Pengertian Teori Otak Triune (Teori Tiga Bagian Otak)

                                                   sumber gambar: kompasiana.com


_Satu Manusia Satu Otak_
Setiap manusia terlahir ke dunia dengan memiliki otak. Baik bagi kita yang biasa biasa saja, yang IG nya followersnya sedikit, yang postingannya sedikit like atau pun Albert Einstein, Da vinci, dan tokoh-tokoh lain. Terus gimana ya ada otak yang sangat cemerlang, ada juga yang suram dan selalu murung? Terus gimana ya ada orang yang beribu ribu gagal tapi tidak pernah menyerah dan tetap berbahagia memaknai kegagalannya? Sementara ada orang yang baru sekali gagal langsung seperti depresi seumur hidupnya?

Kalau dijelaskan tentunya itu sangat kompleks. Tapi marilah kita sederhanakan dengan menggunakan tema tulisan kita kali ini yaitu OTAK! Intinya semua terkait bagaimana kita menggunakan otak kita yang sesungguhnya mempunyai kekuatan TAK TERBATAS! Oiya? Tentu iya...


_Lahirnya Konsep KEGAGALAN yang mematikan OTAK_
Ingatkah saat kita dalam tahap berjalan? Tentunya tidak ya.. wkwkwk
Belajar adalah suatu proses yang rumit baik secara fisik atau pun mental, yang hampir mustahil untuk dijelaskan dengan kata-kata. Di mana anak anak berubah dari makhluk tidak berdaya menjadi makhluk yang mempunyai anugerah untuk meraih hal yang diinginkannya dengan berjalan. Proses yang berat itu, bagaimana pun kita telah melaluinya, dan sekarang kita dapat berjalan, berlari, melompat, dan banyak hal lainnya yang bisa kita lakukan dengan kaki kita. Saat berjalan kita berkali kali terjatuh, tersandung dan terluka. Namun, sebagai anak-anak kita tetap tersenyum. Kenapa itu terjadi? 
1. Karena saat itu kita tidak mengenal konsep gagal
2. Insting dan naluri kita hati dan pikiran kita fokus ingin berjalan, suka berjalan.
3. Orang tua/lingkungan memberi dukungan dengan tetap tersenyum saat kita jatuh, dan terus mensupport secara luar biasa tulus.
Sementara saat kita dewasa, kita begitu gampang menyerah saat mengerjakan beberapa hal. Mungkin kita lupa saat kita anak anak kita belajar banyak hal yang mengagumkan, berjalan, bicara, dan membaca. Kita pada masa kanak kanak begitu luar biasa. Sampai datanglah masa sekolah yang melahirkan kegagalan. 
Saat kita di sekolah pada masa awal, Guru bertanya pada kita dan kita sangat bersemangat menjawab, dan ternyata jawaban kita salah menurut Guru sehingga Guru akan menyalahkan kita dan teman-teman menertawakan kita. Perasaan malu mulai timbul. Kita merasa malu di depan Guru (yang saat itu merupakan sosok penting dalam hidup kita) dan juga malu karena ditertawakan teman-teman. Dan parahnya lagi, bisa saja kita masih harus mendengar kalimat dan ekspresi ekspresi kekecewaan dari sosok yang paling signifikan bagi kita, bahkan dari bayi hingga dewasa, yaitu ayah dan ibu kita.
Saat itu lah keyakinan kita terguncang dan benih benih keraguan mulai timbul dan ketakutan akan ditertawakan, disalahkan, dan dianggap mengecewakan mulai menghantui kita, Lahirlah konsep kegagalan dalam diri kita. Kita mulai mengurangi resiko resiko dan berpikir pikir untuk mencoba hal hal baru. Citra diri negatif terbentuk dan BELAJAR MENJADI TUGAS BERAT.
Nah itu adalah sebuah perkembangan otak yang tadinya sangat powerful dan berubah menjadi sistem takut gagal. Bahasan ini saya pikir penting untuk membuat kita memahami bahwa berbagai kejadian, perkataan, dan pengalaman akan mempengaruhi otak kita , bagaimana otak kita bekerja,  Setiap masa dalam hidup kita, diri kita berkembang dan tentunya semua itu karena otak kita bekerja. Bagaimana otak berkembang dan bekerja? Lets see..

_Teori Otak Triune_
Jika dirawat oleh tubuh yang sehat dan lingkungan yang menimbulkan ransangan, otak yang berfungsi dapat tetap aktif dan reaktif selama lebih dari seratus tahun. 

Menurut Dr. Paul Mc Lean, Otak kita memiliki tiga bagian dasar yaitu otak reptil, otak mamalia (limbik) dan neokorteks. Tiga bagian itu berkembang masing masing dalam waktu dan fungsi yang berbeda. Masing masing bagian mempunyai struktur syaraf tertentu yang mengatur tugas tugas tertentu. 

a. OTAK REPTIL
Otak reptil, disebut juga sebagai BATANG OTAK, Kita mempunyai unsur unsur yang sama dengan reptil, Bagian ini adalah bagian yang memiliki komponen kecerdasan terendah dari spesies manusia. 
Bagian otak ini bertanggung jawab atas:
---- fungsi motorik sensorik-- pengetahuan tentang realitas fisik yang berasal dari pancaindra.
---- berkaitan dengan insting mempertahankan hidup dan dorongan untuk mengembangkan spesies
---- perhatiannya adalah pada makanan, tempat tinggal, reproduksi dan perkembangan wilayah
---- saat ada perasaan tidak aman, maka otak ini akan bersiap untuk lari dari bahaya atau bangkit dan bersiaga, LARI atau HADAPI.
---- pada masa perkembangan awal reaksi LARI atau HADAPI ini adalah keharusan.
Dalam tahun tahun pertama kehidupan, fungsi sensorik motorik ini bekerja, dan berkembang melalui kontak langsung dengan lingkungan yaitu dengan benda benda dan Ibunya.  

b. OTAK MAMALIA
Otak mamalia disebut juga sebagai sistem limbik. Bagian ini sangat kompleks dan luas, dan juga dimiliki oleh semua mamalia. Jika otak reptil ada di bagian terdalam, maka limbik ada di tengah di antara reptil dan neokorteks. 
--- fungsinya bersifat emosional dan kognitif
--- menyimpan perasaan, kemampuan belajar, pengalaman menyenangkan dan memori.
--- mengendalikan bioritme (pola tidur, lapar dan haus, tekanan darah, detak jantung, kekebalan tubuh, gairah seksual, temperatur dan kimia tubuh.
--- sistem ini adalah panel kontrol utama Anda yang menggunakan informasi dari indra penglihatan, pendengaran, sensasi tubuh, indra peraba, yang diteruskan ke bagian pemikir yaitu neokorteks.
--- fungsi emosional kognitif berkembang melalui bermain, meniru, pembacaan cerita.

c. NEOKORTEKS
Neokorteks terbungkus di sekitar bagian atas dan sisi sisi sistem limbik, yang membentuk 80% materi otak. 
-- Tempat bersemayamnya kecerdasan
-- Mengatur pesan pesan yang diterima oleh pancaindra
-- penalaran, berpikir intelektual, perilaku waras, bahasa, kendali motorik sadar, dan ideasi nonverbal, kecerdasan yang lebih tinggi.
-- kecerdasan lebih tinggi akan berkembang jika anak aman secara psikologis dan sehat emosional.

aplikasi dari tulisan tentang ini adalah
a. saat anak belajar hal baru, beri dukungan positif
b. jangan membenci saat anak gagal melakukan sesuatu, bagaimana Anda bisa membencinya dan membiarkan dia berjuang seorang diri
c. jadikan kegagalan sebagai sebuah pembelajaran efektif, dengan syarat tetap ada dukungan,
d. jika Anda seorang Guru, tolong pikir lagi sebelum menjudge murid Anda bodoh dan nakal, karena itu akan membentuk citra dirinya
e. Penting bagi anak umur satu tahun- dua tahun untuk terus berinteraksi dengan lingkungan, terutama keluarga, dan pengasuhnya, dan jauh lebih baik lagi jika pengasuhnya adalah ibunya sendiri.
f. Untuk perkembangan emosional kognitif, bacakan anak cerita, ajak bermain pura-pura, meniru dan terus bermain.
g. kalau ingin anak anda sukses, berikan lah dia emosi yang positif dan kemanan psikologis, dan terpenuhinya semua kebutuhan fisiologis (makan, olahraga, gizi, dll)

Baiklah berhubung sudah pagi dan Subuh akan segera berkumandang, saya cukupkan dulu tulisan ini. Tulisan berikutnya saya akan share tentang OTAK KANAN DAN OTAK KIRI. Semoga bisa segera ya,, maklum mak mak sibuk kerja dan ngasuh anak, dan jualan online, dan  gampang ngantuk.. wwkwk 

Materi dari tulisan ini bersumber dari
Quantum Learning, Unleashing the Genius in You (judul asli)
Karya Bobbi De Porter dan Mike Hernacki
terbitan Dell Publishing New York, 1992

Quantum Learning, Membiasakan belajar nyaman dan menyenangkan (terj.)
penerjemah: Alwiyah Abdurrahman, Edisi 1, cetakan ke 29, Bandung, Kaifa (2011)

Kamis, 27 Desember 2018

Psychology Corner: Environmentalisme Locke, Teori Perkembangan Menurut John Locke


Pada topik sebelumnya aku sudah sharing seputar Preformasionisme, sebuah pemikiran bahwa anak-anak itu berbeda dengan orang dewasa hanya dalam ukuran saja. Nah, preformasionisme ini mulai ditinggalkan, atau artinya tidak secara populer diikuti lagi, pada abad 16. Munculah pemikiran yang mengarah pada environmentalistik. Dilihat dari istilahnya kelihatan banget clue-nya ya. Jadi bagi para environmentalis ini anak-anak itu adalah produk lingkungan. Tokoh pelopor environementalis yang nge-hits banget adalah John Locke. Dia sangat lengket banget dengan istilah Tabula Rasa. Nah.. ada yang inget itu apa? Nanti aku jelasin deh..

Yang jelas environmentalisme tu gini nih..
"Anak-anak menurut pandangan baru ini, tidak dilahirkan seperti orang dewasa, melainkan menjadi dewasa lantaran pengasuhan dan pendidikan yang mereka terima." Demikian tulis William Crain pada bukunya Teori Perkembangan: Konsep dan Aplikasi yang bisa kamu beli di Social Agency Baru terdekat, hehe.. mon maap bukan ngiklan, just share..

__ Sekilas John Locke__
Nah tokoh yang pertama kali menyatakan bab environmentalis ini secara komprehensif adalah John Locke. Nah, nama ini familiar banget kan yaa. Siapa sih dia ini?
Locke lahir di Somerset, Inggris. Locke mendapat arahan soal demokrasi dari ayahnya yang memihak parlemen di dalam perang sipil melawan Raja Charles I (nah siapa tuh? googling sendiri ya.. wkwk). Locke kemudian bersekolah di Oxford, lalu mengajar filsafat Yunani dan filsafat moral di sana (wiih.. kedengarannya keren banget yaak). Locke juga belajar kedokteran di sana. Karena ada sedikit konflik politik akhirnya Locke terpaksa keluar dari Inggris dan tinggal di Belanda. Di sana lah dia mulai menulis surat pada sahabatnya tentang saran-saran pengasuhan anak. Nah surat itu kemudian yang menginspirasi Locke untuk membuat karya , Some Thoughts Concerning Education. Nah sekilas saja yaak..

__Locke and Human Development_
Ilmuwan sebelum Locke, they are Plato, Descartes and etc, meyakini bahwa beberapa ide tertentu merupakan ide bawaan. Contohnya gini, kita tau kalau 1 + 1 = 2, menurut Plato and Descartes ya itu sudah ide bawaan yang ada di jiwa. Sedangkan menurut Locke, ya semua itu kita pahami karena pengalaman dan pembelajaran. Locke meyakini bahwa jiwa kita saat terlahir as a baby, its called tabula rasa, yaitu seperti kertas kosong, sehingga apapun pikiran  yang muncul darinya hampir-hampir semua sepenuhnya ya dari lingkungan. 
Semua karakter yang berbeda pada individu adalah karena pengaruh lingkungan. So, the most important adalah pembelajarn selama masa bayi. Sebab kondisi kita masih mudah menyerap apa saja dari lingkungan kita. Lingkungan membentuk jiwa anak dengan beberapa metode yaitu:
a. Asosiasi= Dua gagasan, pasti selalu muncul bersama-sama secara teratur, sehingga kita tidak dapat memikirkan sesuatu tanpa memikirkan yang lain. Example= jika anak pernah punya pengalaman buruk di suatu tempat. Setiap dia masuk ke tempat tersebut, maka dia gak akan bisa lepas dari pengalaman buruk itu. Jadi itu automatically, begitu anak itu masuk ruangan maka perasaan negatif itu mau gak mau akan selalu muncul. Jadi ya menurut aku sebisa mungkin anak kita beri banyak pengalaman yang menyenangkan yaa, biar dia gak terbelenggu pada asosiasi akan hal yang negatif. Kasian.. hiks hiks T_T
b. Repetisi= Saat kita melakukan sesuatu berulang-ulang secara terus menerus, maka hal itu akan jadi kebiasaan alamiah kita. Jika nanti kita tidak melakukan itu/gagal melakukan itu maka kita akan merasa tidak nyaman. So mari kita biasakan anak anak kita untuk melakukan ritual-ritual positif, such as brush teeth, put the trash in the trash can, tidy up his toys, and etc.
c. Imitasi= Kita cenderung untuk melakukan/meniru apa yang kita lihat orang lain lakukan. Jadi role model, adalah sesuatu yang sangat penting bagi perkembangan karakter anak. 
d. Reward and Punishment= kita akan selalu berusaha memunculkan perilaku yang mendatangkan pujian, kekaguman, dan bentuk-bentuk penghargaan lainnya. Kita, sebaliknya, cenderung menghilangkan perilaku yang memicu hukuman, ejekan, sindiran dll. Konsep ini, really really famous di bidang psikologi dan sadar/tidak sadar reward and punishment ini ada di mana-mana.. 

__Filsafat Pendidikan Locke_
Locke memiliki beberapa ide sebagai landasan dalam pemikiran dan praktik dalam pendidikan, yakni
a. Pengendalian diri
Tujuan utama pendidikan adalah pengendalian diri. Hasrat-hasrat yang ada dalam diri harus bisa kita kendalikan. Jika anak-anak butuh didisplinkan, berarti memang kita ya harus tegas. Kita harus mengajari anak-anak untuk mengendalikan diri, memahami bahwa ada hal-hal yang tidak bisa/boleh dia lakukan. Kebiasaan adalah hal yang sulit diubah sehingga kedisiplinan untuk mengatur dan mengendalikan diri sejak dini adalah hal yang penting. Menurut Locke, anak-anak mestinya belajar bahwa mereka akan memperoleh hasil yang menyenangkan hanya ketika mereka meminta hal-hal yang disetujui orang tuanya. (hmm.. baiklah Locke)
b. Penghargaan dan Penghukuman Terbaik
Walaupun metode ini sangat populer, tapi melakukannya juga bukan perkara mudah lho guys. Tidak semua tindakan menghargai dan menghukum menghasilkan efek-efek yang kita harapkan. Oya, Locke menentang banget hukuman fisik, apalagi kekerasan yaa.. that is prohibited, because it will only give child a traumatic memory. Penghargaan terbaik adalah pujian dan sanjungan, dan penghukuman terburuk adalah ketidaksetujuan. When child do something good, we should appreciate them by give applause, smile, or approval of some request. Ketika anak-anak bertindak yang buruk, we should only give them a cold gaze, to make them feel ashamed artinya kasih tatapan dingin yang membuat mereka merasa malu (seet daahhh... lirikan mata cuy). Anak-anak sangat sensitif terhadap persetujuan orang tua sehingga kita perlu memberikan pemahaman rasional pada anak-anak untuk suatu reason melakukan/ tidak melakukan sesuatu. 
c. Aturan-aturan
Most of parents make so many many regulation for their child. But the fact is child often feel annoyed and confused in understanding the rule. Aturan yang banyak hanya membuat anak-anak kita merasa pusing dan jengkel dan ngamukk! So, Locke offer substitutes to replace parents rule. Jadi aturan-aturan kita ganti dengan metode sbb
--- Role model--- anak-anak lebih gampang belajar dari contoh atau teladan (ingat konsep Locke tentang imitasi kan?) jadi ya daripada kita banyak babibu menjelaskan aturan-aturan ya kita harusnya yang menjadi contoh. (Nah tu.. siapkah? hehe)
--- Reminder--- anak-anak harus sering kita ingatkan untuk melakukan tindakan yang kita harapkan. Like say thanks, shake hands, respect elder and etc. 
d. Karakteristik istimewa anak-anak
Walaupun, Locke sebelumnya menyatakan bahwa anak-anak looks like clay yang bisa kita bentuk jadi apapun, Locke pada akhirnya menyatakan juga bahwa anak-anak memiliki kapasitas kognitif yang berbeda-beda. Hal itu menyebabkan walau dengan perlakuan yang sama, efek yang muncul bisa beda-beda. Locke juga menyataka bahwa anak-anak punya tingkah laku unik sesuai usianya seperti ugal-ugalan, suka gaduh, suka rame dan ceria sendiri. Jadi Locke juga sebenarnya ngerasa ni kalau anak-anak ini not 100% is an empty paper. Anak-anak juga punya keingintahuan bawaan yang sangat menarik. Jika kita bisa menyimak pertanyaan mereka dan menjawabnya dengan tepat maka pikiran mereka akan berkembang sendiri jauh melampaui apa yang kita perkirakan. Jadi kalau anak kita banyak tanya, jangan jengkel yaa, kita musti jawab dan gak boleh asal, harus jelas, bener, dan sebisa mungkin rasional dan bisa mereka pahami sesuai tahap perkembangan kognitif mereka. 

Nah.. begitulah kira-kira gambaran singkat tentang Locke yang dikenal juga sebagai bapak Empiris.
Tulisan ini hanya bersifat sebagai informasi dan pemancing bagi teman-teman yang sedang googling tentang ini.
Bagi teman-teman yang butuh referensi ilmiah, silahkan cari di buku dan jangan lupa kutip sitasi nya yaa.. 

Seluruh informasi di artikel ini bersumber dari buku Teori Perkembangan: Konsep dan Aplikasi, karya William Crain dengan parafrase dan sedikit tambahan yang informatif dari saya sendiri.

Buku ini bisa dibeli di toko buku terdekat, harganya sekitar 100k.

Judul Asli: Theories of Development, Concepts and Applications, Third Edition
Prentice Hall, Englewood Cliffs, New Jersey 07632

Terima kasih sudah mampir.
Semoga bermanfaat yaaak!!
God bless You All.. 

Rabu, 26 Desember 2018

Tips: Agar Sukses Beradaptasi di Lingkungan Baru #2

Photo by Simon Maage on Unsplash

Sebelum melanjutkan tulisan aku tentang Tips Agar Sukses Beradaptasi di Lingkungan Baru, saya mau ucapkan Happy Natal bagi teman teman yang merayakan ya... Semoga kedamaian selalu menyelimuti negeri kita tercinta Indonesia.. :-)

Sebelumnya sudah aku tuliskan soal beberapa point yang perlu kita perhatikan agar kita bisa enjoy, confidence dan berhasil adapt di lingkungan baru kita. Point-point itu adalah percaya diri, ramah dan supel, say thank you and sorry, dan menawarkan bantuan. Nah berikut tips lanjutannya.. here they are

5. MEMATUHI ATURAN WALAU ORANG LAIN MELANGGAR
Nah, penting nih. Pastinya kan kita kalau masuk di suatu lingkungan kita juga akan dikasih tau aturan aturan yang berlaku di situ. Perusahaan pasti punya aturan nih mulai dari JAM MASUK, CARA BERPAKAIAN, KEBIASAAN-KEBIASAAN yang memang sengaja dibangun dan tentunya ada yang namanya SOP alias standart operational procedure, yah gampangnya standar standar kerja yang harus diikuti untuk mencapai target kerja.
Bagi para veteran upss maap maksudnya rekan rekan kerja yang sudah lama biasanya, biasanya . nihhh... gak semuanya sih, suka nggak mematuhi aturan aturan yang berlaku. Aturan yang dilanggar biasanya bukan yang inti dari pekerjaan, dan tentunya bukan tindakan kriminal ya kwkwkwk. Biasanya pelanggaran aturan yang lazim dilakukan para veteran adalah
a. dress code--> harusnya pakai batik, tapi dia pakai kemeja biasa, harusnya pakai celana kain tapi pakai jeans, harusnya pakai pantofel pakai kets.
b. jam masuk--> biasanya di sebuah tempat kerja ada jam masuk, misal masuk jam 08.00, tetapi biasanya para atasan/pimpinan/mentor/or whatever their names, akan membuat sebuah kultur dimana kita harus masuk 15 menit sebelumnya untuk persiapan, in order to jam 08.00 teng kita udah bener-bener kerja. Nah para veteran biasanya karena sudah pengalaman ya dia akan datang mepet banget. Yah aku tau gak semua tempat kerja selalu begitu. Cuman ini ngasih kamu gambaran aja bahwa apapun yang terjadi realitanya, cobalah untuk menjalani sesuai idealita nya yaa.
Kenapa gitu sih? ya bukannya mau naif atau sok sok an bener. Namun, mari kita mulai sesuatu dengan yang baik ya, dan juga selanjutnya, seterusnya selamanya. Jangan hanya karena ingin memberikan kesan, tapi selalu berusaha patuhi aturan yang ada yaak.

6. BERTEMAN dengan SIAPAPUN
Hmm, apakah kamu tau, sifat ngegang, alias bikin kelompok-kelompok adalah hal yang sangaaat umum kita temui di manapun, selama itu adalah lingkungan dengan banyak manusia. Well, apalagi lingkungan kamu banyak perempuan nya, sorry i dont mean to be sexist atau merendahkan gender tertentu. Itu pengalaman aku saja.
Dan menurut aku jika kamu datang pada sebuah komunitas baru dan kamu tau mereka secara terang-terangan atau nggak bikin geng, kamu gak usah takut terkucil dan merasa harus masuk di salah satu geng. Di awal cobalah untuk berteman dengan siapapun secara wajar. Jika ada senior yang mulai cerita ke kamu soal geng ini geng itu, cukup kamu dengarkan saja sebagai sebuah informasi, bukan sebagai kebenaran mutlak.
Jika ada temen baru kamu yang mulai ngajak kamu gosip dan dia meng-judge orang lain, ya dengarkan saja sebagai bekal kamu untuk mengarungi dunia yang baru.
The point is, kamu berteman lah dengan siapa pun, walau pun nantinya pasti kita hanya akan memiliki beberapa teman dekat. But at all, jadikan semua temanmu, dan gak usah cari musuh, coz itu gak guna banget.

7. INISIATIF, PLEASE!
Ketika kita jadi anak baru, sering kali kita ngegabut karena memang kita belum paham betul pekerjaan kita, belum dikasih tanggung jawab, dan masih nunggu juga dari pihak atasan/manajemen menyiapkan tugas tugas/pelatihan buat kita. Nah, di saat masa masa gabut alias gaji buta datang saya sarankan Anda untuk tidak malah main HP sendiri. Cobalah inisiatif untuk menanyakan kepada PIC atau atasan kamu, apa tugas kamu hari ini? apa yang bisa kamu lakukan? apa yang boleh kamu lakukan? ada yang bisa kamu lakukan untuk bantu rekan lain? 
Yah intinya jangan bengong bengong amat dan nungguh disuruh-suruh. Diamnya kamu bisa membuat orang lain mikir bahwa kamu tu pemalas, cuek, gak serius kerja, individualis dll, begitu lah pokoknya. Ya ya aku tau, kita harus jadi diri sendiri, gak sok sok an. Tapi apa yang aku tulis ini bukan saran agar kamu sok sok an, tapi saran agar kita semua jadi generasi yang lebih aktif, sadar akan kerja dan kontribusi, gak hanya diam nunggu digaji, apalagi banyak protes tanpa kerja!

8. BE YOUR SELF
Nah its simple. Gimana sih maksudnya jadi diri sendiri? Yah intinya kamu harus menghargai diri kamu sebagai pribadi dengan karakter yang unik. Gak usah gampang terbawa arus. Temen kita pengen ini itu kita main ikutan aja karena takut gak punya temen. Itu gak oke banget ya.
Punyalah sikap yang jelas terhadap kejadian apapun di sekitarmu.
Kamu harus punya reason/alasan sendiri yang jelas, yang kamu pikirkan secara sadar atas segala tindakan kamu.
Gak usah takut dan minder dengan keseluruhan diri kamu secara menyeluruh (masa lalu, family background, education, health, romantic story).
Mulai lah sesuatu yang baru dengan positif dan percaya diri.
Biarkan masa lalu berlalu, Jalani hari ini, Tatap masa depan

God Bless You All Positif thinker generation!!



Kamis, 20 Desember 2018

Tips: Agar Sukses Beradaptasi di Lingkungan Baru #1

Selamat pagi guys, tulisan ini saya tujukan bagi siapapun yang sedang ada sebuah lingkungan baru.

Berada di lingkungan baru misal tempat kerja baru, sekolah baru, komunitas baru, bagi beberapa orang bukanlah hal mudah. Bahkan bisa mendatangkan kecemasan yang berlebih. Hal itu disebabkan mereka tidak tahu caranya agar secara segera dan wajar bisa diterima lingkungan baru tersebut.

PENTING atau tidak sih bagi kita untuk menjadi bagian yang diterima dalam sebuah lingkungan? Penting sekali. Kita tidak hidup sendiri, kita butuh orang lain untuk berbagi pengalaman, perasaan, untuk saling bantu. Jika kita hidup sendiri dalam dunia sendiri, maka kita akan sering merasa kesepian dan merasa tertolak oleh lingkungan. Ya tapi kalau memang kamu nyaman dengan hidup sendirian ya tidak masalah. Memang kok karakter orang itu beda-beda. Dan gak ada yang salah dan yang benar secara mutlak. Hanya saja tepat atau tidak.. :)

TAPI bagi kamu yang ingin memperbaiki cara kamu bersosialisasi dalam dunia baru, yang ingin segera bergabung lebih dalam pada suatu komunitas, ya aku sarankan baca tulisan ini. Tentunta tulisan ini berdasarkan pada pengalaman sendiri dan pengamatanku atas orang-orang di sekitar.

HAL apa saja sih yang baiknya kita lakukan saat menjadi newbie dalam suatu komunitas? Yuk kita simak

1. PERCAYA DIRI
Memiliki rasa percaya diri adalah keharusan bagi kita. Siapapun kita, di manapun kita berada, jika kita memiliki rasa percaya diri maka kita akan lebih ringan dan mudah dalam beraktivitas dan memicu kita untuk menghasilkan beragam prestasi sesuai bakat dan minat kita. Percaya diri itu apa sih? simple aja kalau menurutku, percaya diri itu pointnya gini
a. Kamu harus yakin bahwa kamu pantas berada di tempat kamu sekarang apapun jabatan kamu
b. Kamu harus yakin bahwa kamu akan bisa melaksanakan berbagai tugas yang akan kamu emban nantinya.
c. Kamu yakin bahwa kamu sama pantasnya dan mampunya dengan orang lain dalam komunitas kamu.
d. Kamu sebagai human punya keunikan dan kelebihan sendiri.
Gak usah grogi, pada hari pertama kamu masuk kerja/kuliah atau mengawali hari baru dalam suatu komunitas yang penting untuk membangun self confidence kamu silahkan pakai baju yang rapi dan bersih yang paling kamu sukai, tampil cantik dan tampan sesuai karakter kamu (no over make up, coz itu akan membuat kamu terlihat artifisial alias gak alami), niatkan dalam hatimu selain untuk kerja/kuliah/lainnya kamu juga ingin menambah teman baru, dan berdoa dalam hati, harimu pasti lancarr guys!! :)

2. RAMAH dan SUPEL
Ramah itu artinya di sini adalah kamu murah senyum, mampu berkontak mata, atau kalau perlu berjabat tangan dengan orang lain. Kamu yang mengawali, jangan tunggu orang lain ya... Ini sekaligus mengetes self confidence kamu. Yup yup, ayo kamu pasti bisa kenalan duluan, ucapkan salam dan sebutkan nama kamu dan bilang kalau kamu anak baru.. itu sangat gak masalah dan gak perlu malu...

Supel maksudku di sini adalah kamu jangan segan segan untuk ngobrol dengan teman-teman baru kamu, mengiyakan ajakan mereka misal ke kanti dll, menceritakan ttg diri kamu senyaman kamu dan kamu juga bisa tanya tanya tentang mereka tapi sedikit sedikit dulu. Hindari kepo berlebih dan menggurui ya.. Bahan obrolan yang tepat itu menurutku adalah tentang kultur di tempat kamu kerja. Obrolan ttg hal pribadi kalau belum terlalu kenal akan membuat kedua belah pihak tidak nyaman.

Yup kamu pasti bisa, keep smile dan keep friendly, kalau ada yang kesulitan dan sekiranya kamu bisa bantu tawarkan saja bantuan.. :)

3. SORRY and THANK YOU
Nah ini adalah dua kata yang ajaib.
Saat kamu salah tidak usah sungkan untuk mengakui kesalahan kamu. Ya ngga harus bilang kamu salah juga dan nangis-nangis. Ucapkan saja maaf. Menurutku kata maaf perlu diucapkan saat moment moment ini
- kamu melakukan kesalahan yang memang merugikan org lain
- kamu mengerjakan sesuatu tapi target tidak sempurna seperti harapan orang lain
- saat orang lain butuh bantuan tapi kamu tidak bisa bantu krn memang tidak kompeten
- saat kamu terlambat datang.
- dan lainnya..
Minta maaf gak akan membuat kamu terlihat menyedihkan kok. Asal jangan terlalu banyak minta maaf, karena akan membuat kamu kelihatan rendah diri. Ucapkan maaf dengan tegas dan ceria dan kalau memang diperlukan nih sampaikan bahwa ke depan kamu akan berusaha lebih baik. Minta maaf akan membuat kita lebih rendah hati dan akan membuat kita dipandang tidak sombong dan ucapan maaf adalah suatu bentuk respect kita ke orang lain juga.

Nah untuk THANK YOU, ini lebih mudah. Berterima kasih bukanlah hanya sekedar ucapan. Saat kamu mengucapkan terima kasih sesungguhnya bukan hati kamu saja yang bahagia karena merasa terbantu oleh orang lain, tetapi orang yang membantu kita juga akan merasa bahagia sebab dia merasa lebih berharga karena bisa membantu kamu. Jadi secara tidak langsung kamu juga membuat orang lain makin percaya diri. Kita sebagai objek yang dibantu juga gak usah merasa rendah diri dan merasa gak mampu, wajar kok menerima bantuan itu. kita tidak sempurna dalam semua hal, untuk hal- hal yang kita gak bisa adalah sebuah kewajaran untuk kita minta tolong. Saya pikir itu adalah makna dari hubungan antar manusia yaa... So be easy and relax to say sorry or thanks..

4. MENAWARKAN BANTUAN
Walau pun kamu orang baru, kamu juga gak usah segan untuk menawarkan bantuan ke orang lain yang sekiranya membutuhkan dan sedang dalam kesulitan. Dengan menawarkan bantuan kamu akan terlihat sebagai orang yang care alias peduli dengan orang lain. Yang pasti, niati bantu orang lain dengan tulus tanpa pamrih. Kalau pun punya pamrih ya maksimal adalah agar dia mau berteman dengan kamu.
Kapan saja sih kamu bisa menawarkan bantuan?
a. Saat jelas-jelas ada kesulitan yang besar yang dihadapi teman kamu (seperti printer rusak, buku buku berjatuhan, ruangan kotor dll, gitu lah kamu pasti paham). Untuk hal tertentu kamu bisa langsng bantu gak usah nanya nanya, misal bukunya jatuh, botol minumnya gelinding di dekat kaki kamu, langsung eksekusi saja. ya kan? masa pakai nanya wwkwk
b. Saat dia terlihat raut mukanya cemas dan sedih dan panik.
c. Saat dia mengeluh bicara sendiri.
d. Saat kerjaan kamu dah selesai dan kamu gak tau mesti ngapain
Membantu orang lain akan membuat kamu memiliki perasaan yang lebih positif dan berharga dan juga membantu orang lain. enak kan? hihi

Nah agaknya segini dulu ya,, part berikutnya akan saya sambung,,jangan sampai ketinggalan dan semoga bermanfaat... :) Lets be an inclusive society by respect others..

Selasa, 27 November 2018

Tips: Tipe Audience Saat Public Speaking dan Cara Menghadapinya #2

Selamat malam..
di malam yang dingin karena barusan hujan menyiram bumi Yogyakarta ini, ijinkan aku melanjutkan tulisan aku sebelumnya tentang tipe tipe AUDIENCE pas Public Speaking,,

Yang baca tulisan ini termasuk orang yang bagimanakah ya? yang takut public speaking atau yang jago beut?? ya siapapun kamu semoga sukses selalu dan harimu menyenangkan ya..

oke lets straight to the point..
sebelumnya, udah aku tulis 3 tipe audience yaitu Si Tidak Perhatian, Si Sibuk Sendiri, dan Si Gemar Menginterupsi,, nah yang berikutnya siapakah barisan audience yang bikin kita kita para pendatang di public speaking keder?

4. Si Penyerang
wuihh, dari namanya aja udah ngajak berantem yaa.. nah si Tipe Penyerang ini sangat menikmati ketidaksetujuan dan gemar menyalahkan orang lain. pokoknya mereka tu siap angkat senjata gitu. cari kesalahan dan cela di omongan kita dan langsung hajarr bae..

cara menghadapinya= yang paling penting adalah kalem bae, kita wajib mendengarkan apa yang audience itu lontarkan. kalau baik buat kita ya kita terima, bahkan kita terima kasih aja ke dia tu, ntar dia malah salting sendiri.. karena maybe dia pengen bikin kita jengkel or malu, tapi kitanya malah senyum dan terima kasih.. nah haha.. intinya tunjukan aja kalau kita ngehargai omongan si Penyerang ini.. cari teman lebih baik guys daripada mengobarkan pertengkaran.. right?

5. Si Penaruh Perhatian
hmm.. ini adalah pendengar yang best of the best dan tingkat tinggi dalam menghargai orang lain yang sedang bicara di depan. mereka mendengarkan sepenuh hati dan pikiran, siap mencerna apa aja yang kita omongkan. nah untuk good very very good people begini kita musti berterima kasih karena adanya mereka membuat kita pede dan terus termotivasi untuk memberikan materi yang bermutu!

6. Si Tukang Menganalisis
Orang tipe ini suka menganalisis terus menerus dan mengambil peran sebagai penasihat yang siap menawarkan bantuan tanpa kita minta. mereka ngerasa sebagai pendengar yang baik dan senang membantu. mereka siap menganalisis dan membetulkan tiap celah kesalahan kita.seneng sih tapi kadang mereka bikin kita grogi dan canggung juga ya..

cara menghadapinya= bilang saja thank u, dan saran dia akan kita terima nanti setelah kita selesai berbicara. karena kita bicara di depan umum jadi ya kita gak bisa sembarang menolak komentar orang. kita musti hargai orang lain tanpa mengurangi kharisma kita sebagai pembicara..


nah itu ya beberapa hal yang mau saya sharingkan.
the last, kemampuan public speaking itu perlu sekali, memang kita gak akan berhasil sekali dua kali, perlu kita coba terus, aku beberapa kali ngomong di depan mahasiswa/pelamar/dll, kadang masih keder juga..
but kuncinya hanya satu.. coba terusss, nanti kamu bakal temuin solusi solusi atas masalah kamu..

dan ikuti terus blog aku,, karena aku akan share hal lain lagi, yang pastinya.. insyallah bermanfaat yayy!

selamat malammm..
salam dari kota Jogja berhati mantan wkwk

Minggu, 25 November 2018

Tips : Tipe Audience Saat Public Speaking dan Cara Menghadapinya #1

Good Afternoon all my friends..

Tadi pagi aku udah posting sih, tapi berhubung aku sekarang punya banyak banget waktu luang, jadi gapapa ya kalau aku sering sering nulis dan sering update status..
yahh siapa tau ada yang butuh content yang bakal aku tulis..

nah content kali ini cukup aplikatif nih, about public speaking.
Siapa yang pernah melakukan public speaking? atau yang sering banget?
atau,, ada yang demam panggung sehingga menghindari tawaran atau kesempatan untuk berbicara di depan umum?
Percayalah guys, kalau kamu takut akan sesuatu, sesungguhnya rasa takutmu itu adalah sebuah firasat, atau insting bahwa hal yang kita takuti itu lah yang kita butuhkan untuk melengkapi perkembangan kepribadian kita.

Emang sih public speaking ni bukan perkara yang mudah, tidak semua orang berani berbicara di depan banyak orang. banyak kekhawatiran muncul, seperti
-- takut audience bicara sendiri
-- takut diserang audience yang maybe jauh lebih pintar dari kita
-- takut kalau dikritik
-- takut salah omong atau gagap dadakan
-- takut dicuekin.. dan berbagai ketakutan lain yang kita jadikan alasan untuk mengindari hal hal baik yang bisa melatih skill kita..
Audience memang faktor penting, objek utama, dan sasaran dari kegiatan public speaking kita, jadi ya kita gak perlu takut kita HADAPI dan KUASAI..
nah ini aku bagikan beberapa tips menghadapi berbagai macam audience dalam public speaking (menurut ASTI MUSMAN, dalam bukunya SUKSES BERBICARA dengan SIAPA SAJA, DI MANA SAJA, dan KAPAN SAJA, bisa dibeli di Gramed Cuy!)

1. Si TIDAK PERHATIAN
secara fisik orang ini hadir nih di depan kita. dia ada di hadapan kita tapi dia tidak memperhatikan kita. kelihatan tuh dari mukanya yang bengong dan tatapannya yang kosong ihuyy.. bisa ngelamun, mikirin hal lain..
---> cara menghadapinya= setiap berapa menit kita perlu cek nih apakah dia nyimak kita apa gak. dengan cara kita tanya "apakah anda sudah cukup paham?" walaupun mereka bohong dan bilang paham, seengaknya kita udah ada effort nih untuk membangkitkan konsentrasi mereka pada materi kita. Dan jangan lupa kita jelaskan secara singkat materi kita kepada mereka yang gak bisa perhatian ini.

2. Si SIBUK SENDIRI
Pada zaman super gadget ini, banyak banget orang yang walaupun sedang mendengarkan suatu pemaparan materi dia sambil sempat juga main hp, ada sih yang bisa main hp sambil nyimak, tapi banyak juga yang enggak. Mereka termasuk dalam kategori si sibuk sendiri. Selain para gadgeters ini mereka yang termasuk dalam sibuk sendiri adalah yg juga sambil ngobrol, melihat sekeliling secara terus menerus dll.
--> cara menghadapinya= kita harus langsung menarik perhatian mereka. bisa dengan menegur mereka dengan cara yang halus dan bijak misal, "oh permisi mbak baju kuning yang cantik, apakah tadi sudah paham mengenai materi saya?", tentu dengan senyum. buatlah orang lain yang kita tegur tidak merasa terhukum tapi justru merasa kita perhatikan biar dia punya respect ke kita. Respect ke orang penting guys!! kalau kamu mau orang lain respect ke kamu!

3. Si GEMAR MENGINTERUPSI
Orang macam ni, suka menyela kapan saja dan memotong pembicaraan kita, duh duh, for me they seem and sound like annoying people yay! mereka udah ngegas dan siap motong kalimat kalimat kita yang udah kita susun dengan segala kegugupan. dan canggihnya mereka ini nggak fokus dengan materi kita tapi mereka sibuk mikir apa yang mau mereka lontarkan.
--> cara menghadapinya= Jika orang dari jenis jenis ini muncul dan menginterupsi kamu, maka kamu baiknya hentikan pembicaraan dan coba dengarkan mereka dulu. Sebab kalau kita gak ngasih mereka kesempatan mereka malah gak perhatikan apa yang kita bicarakan. kalau mereka udah selesai ngomong baru kita bilang "Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya tadi...."


Nah berhubung si kecil aku udah bangun, lanjut nanti lagi kalau pas seloo..
yuhuuuu
thank u udah baca...

Artikel Motivasi dan Inspirasi: Stairway To Succes

Stairway to Succes

Selamat pagi teman teman semuaa
Poin bahasan kita pada hari ini adalah *tangga menuju sukses*
Nah, seperti fungsi tangga yg kita tahu adalah alat bantu bagi kita untuk mencapai tempat yang lebih tinggi.. Dalam konteks ini tempat yg lebih tinggi adalah cita cita impian dan target target dalam hidup kita..
Untuk mencapai kesuksesan kita harus melalui tangga satu demi satu, kalau bisa lebih ya dua demi dua tergantung kemampuan masing masing orang..
Semakin tinggi keinginan kita ya berarti semakin banyak anak tangga yg harus kita lalui,
Kadang kita merasa lelah, letih, lemah, pusing saat menaiki tangga dan ketika kita merasakan itu justru saat itu lah kita dekat dgn tujuan kita..
Saya tidak setuju kalau pepatah bilang hidup itu naik turun.. Track Hidup ini pasti selalu naik, hanya kadang kita lelah sehingga merasa jauh di bawah..
Saya juga tidak setuju dgn istilah *no pain no gain* yg artinya kita harus terluka/sakit untuk mendapatkan hasil.. *Perjuangan itu pasti* tapi selama berjuang anda akan *memilih untuk merasa sakit* atau *memilih menikmati dan mensyukuri setiap prosesnya* adalah pilihan sikap Anda terhadap hidup


Nah gimana sih cara pandang kalian terhadap hidup??
Semangat dan Keep Positif yaap 

Jumat, 31 Agustus 2018

Artikel Motivasi dan Inspirasi: Inginkanlah Hal Yang Tepat

Hay friends,,,, selain rubrik Healing Song, saya juga punya rubrik baru dengan theme Life Sharing, Rubrik ini berisi tentang tulisan tulisan motivasi yang sebenarnya awalnya memang kewajiban saya tiap minggu untuk membuat artikel motivasi bagi teman-teman kerja saya.
dan ini lah sharing pertama saya... yippiii :)

Inginkanlah Hal Yang TEPAT
Percayakah engkau, kalau kau inginkan sesuatu melebihi apapun maka keinginanmu akan dikabulkan?
“Inginkan lah sesuatu dengan sungguh sungguh, maka seluruh alam semesta akan membantumu untuk meraihnya” Yah.. itu ajaran Mestakung “Semesta Mendukung”
Aku.. termasuk orang yang percaya bahwa itu terjadi, karena aku pernah menginginkan sesuatu dengan sangat ingin dan kini aku mendapatkannya,, pendidikan tinggi, pasangan hidup, pekerjaan yang sesuai… karena aku menginginkan semuanya dengan sangat ingin.

Tetapi taukah bahwa kita harus berhati hati dengan keinginan kita?
Alkisah teman baik saya, dia adalah prajurit dalam sebuah kesatuan angkatan darat. Dia bosan menjadi bawahan, dia iri dengan teman-temannya yang sudah naik pangkat. Dia juga ingin naik pangkat. Maka dia berdoa setiap saat agar dia segera naik pangkat. Dia sangat ingin naik pangkat dengan sepenuh hatinya. Setiap bertemu teman-temannya dia juga minta didoakan agar segera naik pangkat. Akhirnya, pucuk dicinta ulam tiba.. dia naik pangkat juga.

Kemudian dia mendapat tugas dari pimpinan.nya untuk memimpin anak buahnya mengamankan aksi demonstrasi di ibu kota. Namun, dia gagal menunaikan tugasnya. Saat di lapangan dia tidak tahu cara menjalankan strategi, dia masih kurang percaya diri dalam mengkoordinasikan anak buahnya, masih terbawa emosi dan amarah saat menghadapi para demonstran. Sehingga aksi anarkis tidak dapat dihindari. Banyak korban berjatuhan dan akhirnya temanku ini sangat terpukul… dia sadar bahwa ternyata dia belum sehebat yang dia pikir… Dia ingin menjadi pemimpin tetapi dia tidak punya kualitas pemimpin… Dia ingin jabatan.nya tanpa sadar apakah dia sudah memiliki karakternya..

Teman.. cerita ini fiktif belaka.. tapi jika kau sadar.. sebenarnya itu banyak terjadi..
Mulai sekarang mari kita inginkan isinya.. jangan hanya BUNGKUSNYA.. Kejarlah karakternya, bukan Jabatannya
Jika temanmu dianggap berprestasi dan kau belum.. bisa banyak sebabnya.. ada sebab sebab yang mungkin tak pernah kau pahami.. sebab sebab yang tak pernah kau terima.. karena… ukuran dunia tak selalu adil sempurna..

Tetapi daripada sibuk mengutuki nasib lebih baik kita  sibuk memperbaiki diri..

Sesuatu akan datang pada saatnya.. seperti jodoh,, kalau bukan saatnya dia tak akan datang… Sementara menunggu, teruslah belajar agar kita jadi orang yang makin berkualitas, Semua akan indah pada saatnya.. Kau percaya? Kalau aku… Aku percaya… JJ

Healing Song #1 Jalani Mimpi- Noah

Hay all...
kali ini saya punya rubrik baru yang akan saya beri theme Healing Song
Rubrik ini akan saya isi dengan lagu lagu yang bisa menenangkan hati, memberi motivasi, dan cocok untuk menemani hari-hari mu yang mungkin sedang memulai sesuatu yang baru dan bangkit dari kegagalan dan luka masa lalu

untuk lagu pertama ini aku ada lagu dari my fave Noah - Jalani Mimpi
semoga bermanfaat,, 

_Jalani Mimpi-

Ingatlah di kala engkau sanggup melihat matahari
Hangatnya masih terbawa untuk melangkah hari ini
Ingatlah di kala engkau ringan terbawa kata hati
Melangkah di jalan terang
Selalu sadari yang kau miliki
Hapuskan segala keraguanmu
Masa lalu takkan melemahkanmu
Lupakan gelisahmu

Teruslah kau mencari
Waktu akan slalu mengobati
Temukan semua yg terhenti dalam hidupmu
Tak perlu kau sesali
Hidupkan membuatmu memahami
Coba untuk tetap berdiri jalani mimpi

----

Jumat, 24 Agustus 2018

Psychology Corner: Teori Psikologi Perkembangan #Preformasionisme

Teori Awal Psikologi Perkembangan Part #1
Kita yang belajar Psikologi perkembangan dewasa ini pasti awam dengan teori psikoanalisis, behaviouris, humanis, belajar kognitif dll. Padahal di awal awal perkembangan psikologi ada tiga teori yang sangat mendasar dan penting kita pahami agar lebih menyeluruh dalam mempelajari Psikologi Perkembangan secara komprehensif.

Preformasionisme

Menurut teori ini anak anak adalah:
1.       Makhluk yang sudah terbentuk utuh sejak dalam sperma.
2.       Miniatur orang dewasa.

Hal itu terlihat dari berbagai lukisan pada abad pertengahan yang menggambarkan bahwa anak anak dan dewasa berbeda hanya dalam ukuran saja. Bentuk dan proporsi semua sama antara keduanya. Pada saat itu anak usia 6/7 tahun sudah boleh berkumpul, bergaul dan bekerja bersama orang dewasa. Orang dwasa menganggap ank anak sama seperti dirinya dalam hal berpikir, kemampuan tubuh dll.

Teori awal embriologi >> ilmuwan percaya bahwa sosok manusia kecil yang disebut homunculus sudah terbentuk sempurna dan dicangkokan dalam sel telur/sperma saat disatukan. Di pertengahan akhir abad ke 8 preformasionisme mulai ditinggalkan.

Pandangan preformasionisme digantikan dengan pandangan sbb:
Anak anak suci dan harus dididik dengan benar agar jadi benar. Bahkan boleh menggunakan kekerasan fisik dan semua pendidikan bisa dimulai sejak dini.
Nah masih ada dua teori lagi yaitu environmentalisme Locke dan Naturalisme Rossesau, kita bahas dalam tulisan berikutnya ya..

Maaf saya bikin tulisannya pendek-pendek karena menyesuaikan waktu kerja yang lagi selooo

Refleksi Pelatihan Guru Merdeka Belajar

Refleksi Pelatihan Guru Merdeka Belajar                                                                         picture: wmnf.org ...