Jumat, 22 Maret 2019

Tips: Musik dan Otak Kita



                                                  sumber: wallpapercave.com
Tips: Musik dan Otak Kita

Musik adalah hal yang sangat penting untuk lingkungan belajar yang maksimal. Sebab musik sangat berpengaruh terhadap keadaan fisiologis kita. Saat kita melakukan pekerjaan mental yang berat, tubuh kita akan merespon dengan cara meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung. Gelombang otak kita akan meningkat dan otot menjadi tegang pas kita mengerjakan sesuatu yang membutuhkan banyak berpikir.

Kebalikannya, selama tahap yang relaks atau meditasi maka denyut jantung dan tekanan darah kita menurun, serta otot-otot kita mengendur. Saat kita benar benar relaks akan sulit untuk berkonsentrasi dan saat kita konsentrasi kita akan sulit untuk relaks, sebab ya tadi kondisi tubuh kita sedang ada dalam fase yang berbeda. 

Nah peneliti Dr Georgi Lozanov melakukan berbagai eksperimen untuk mengkombinasikan antara, bisakah saat kita berkonsentrasi penuh untuk belajar tapi dalam keadaan fisik yang relaks? Beliau menemukan bahwa musik adalah kuncinya. Sebaliknya juga, relaksasi yang diiringi dengan musik membuat pikiran selalu siap dan berkonsentrasi.

Tapi bukan sembarang musik ya...

Musik yang paling membantu untuk menggabungkan pikiran yang tenang dan fisik yang siap atau pun sebaliknya adalah musik barok seperti Bach, Handel, Pachelbel dan Vivaldi (jadi musik klasik gitu ya guys). Musik-musik ini memiliki 60 ketukan per menit yang mirip dengan detak jantung kita saat keadaan normal. Keren yaa

Oya pengaruh musik itu nggak hanya buat manusia atau hewan aja lho. Tanaman juga bisa memberi respon terhadap musik. Dalam sebuah eksperimen tanaman akan tumbuh subur, memiliki daun daun yang lebar dan akar yang kuat jika musik barok ini dimainkan di dekat mereka. Bahkan arah tumbuhnya tanaman ini juga akan mengarah pada sumber suara sumber musik. Sebaliknya saat didengarkan musik Rock maka tanaman menjadi layu dan mati. 

Jika merunut pada teori otak ada juga penjelasan lain yang bisa diberikan. Saat otak kiri kita bekerja memahami suatu materi baru musik akan membangkitkan reaksi otak  kanan yang intuitif dan kreatif sehingga masukannya dapat dipadukan dengan keseluruhan proses. Adalah otak kanan kita cenderung terganggu selama rapat, kuliah dan semacamnya, sehingga kita akan melamun atau melihat sekeliling. Musik akan menyibukkan otak kanan kita selama otak kiri kita bekerja, Jadi kita bisa lebih mudah konsentrasi 

Yapp mari kita coba... See you next time Yap!

Selasa, 12 Maret 2019

Tips: Sampah dan Amnesia Terima Kasih



Sampah dan Amnesia Terima Kasih



Sampah adalah tema yang tak lekang oleh masa. Sejak era sampah dapur alias kjokenmodinger pada zaman pra sejarah hingga viralnya paus pemakan sampah yang meninggal dengan tragis. Meninggalnya paus itu, memicu berbagai gerakan untuk mengurangi sampah, yang seperti biasa, biasanya ya gerakan itu populer beberapa saat itu saja. Sesaat kemudian manusia akan kembali pada kebiasaan asyiknya, membuang sampah sembarangan, konsumtif, dan lain lain.

Sampah dalam Pikiran
Namun, masalah sampah apakah hanya masalah asyik masyuk buang sampah sembarangan? Tidak juga. Apakah cukup hanya dengan membuang sampah pada tempatnya saja kita layak menjadi ‘pahlawan lingkungan’? Apakah cukup hanya dengan memproduksi atau menggunakan tas belanja ramah lingkungan saja kita menjadi ‘sosialita go green’? Banyak sekali kan hal-hal yang sungguh remeh yang kita lakukan hanya sekali dua kali yang membuat kita sudah berbangga diri dan yakin kita telah menjadi salah satu penyelamat lingkungan dari sampah. Nah, tunggu sebentar, ‘penyelamat dari sampah’? Apakah sampah adalah penjahat?
Bisa saja kau buka berbagai situs untuk menemukan definisi sampah. Kebanyakan laman akan menjelaskan bahwa sampah adalah sesuatu yang tidak terpakai, sesuatu yang dibuang, sesuatu yang habis nilai gunanya, dan lain lain. Memang lah sudah menjadi iman kita bahwa ‘sampah harus dibuang’ dan sudah menjadi taqwa kita untuk ‘membuang sampah pada tempatnya’. Sungguh mengenaskan menjadi sampah karena dia selalu dianggap pantas dibuang. Bahkan sampah diasosiasikan dengan segala sesuatu yang buruk, misal sampah masyarakat. Kita pun sering menggunakan kata ‘sampah’ untuk mengungkapkan amarah. 

Kisah dan Sampah
Hmm... mari kita ingat kronologi terjadinya sampah. Siang hari yang panas membuat kita haus luar biasa. Tangan kita merogoh saku dan menemukan beberapa lembar ribuan. Kita melangkah menuju warung dan membeli es teh dengan balok balok kecil es batu yang menyegarkan. Es teh pun disedot, belum sampai habis dahaga sudah hilang dan kita melempar sisa es teh dalam plastik ke tempatnya lalu kita berlari kembali ke aktivitas kita. Itu satu contoh, bagaimana dengan makanan yang tidak kita habiskan begitu saja karena kita gebetan kita buru-buru mengajak shoping?
Di sebuah acara yang sakral pun, seperti pernikahan, pengajian, kita akan menemukan makanan tercecer. Buah yang sudah tergigit dan menggelinding di bawah kursi. Intinya adalah kita ini begitu mudah membuang sesuatu. Seolah yang kita buang itu memang layak kita buang. Kita melupakan bahwa bisa saja yang kita buang itu sebelumnya adalah hal yang kita inginkan, hal yang kita minta dalam doa kita, hal yang butuh usaha dan rejeki untuk mendapatkannya. Kita lupa bahwa yang kita buang adalah bisa saja yang kita dapatkan dengan susah payah. Kita selalu hampir pasti lupa bahwa yang kita buang adalah pemberian Nya.
Menyebut hal hal baik, bermanfaat, yang kita ‘rasa’ sudah tidak berguna sebagai sampah adalah sebuah pencemaran nama baik. Membuat, hal hal yang tadinya memberi kita kepuasan fisik dan batin, seperti makanan, minuman, foto mantan dan lain lain yang pastinya bisa kalian pikir sendiri, sebagai sampah yang hina kotor dan bau adalah sebuah tindakan penghilangan barang bukti besarnya kasih sayang Tuhan. Bentuk kesengajaan untuk melupakan hal hal baik yang sudah menjadi budaya. Parahnya, sudah menjadi bagian dari alam bawah sadar kita.

Apresiasi kepada yang Kita Sebut Sampah
Saya punya cara sendiri untuk betul-betul memulai gerakan Indonesia Bebas Sampah yang terkenal itu. Cara pikir kita sendiri tentunya harus kita perbaiki dengan niat dan tindakan tindakan yang ikhlas, rutin, dan sadar sepenuhnya. Saya mengusulkan beberapa cara sederhana dan mudah untuk mengawali gerakan ini dari diri kita sendiri yang dilandasi konsep syukur.
Pertama, sebelum membeli sesuatu, bersyukurlah dahulu bahwa kita ternyata diberi cukup rejeki untuk itu. Hal itu otomatis akan membuat kita sadar bahwa di luar sana ada yang tidak seberuntung kita. Sehingga kita tidak patut bila berfoya-foya dengan banyak membeli makanan dan snack snack secara berlebihan. Semakin sedikit camilan camilan yang kita beri maka semakin sedikit kan sampah yang kita sumbangkan pada dunia. Juga sisihkan lah sedikit dari budget belanja kita untuk mengisi kotak amal yang biasanya selalu ada di dekat pintu keluar supermarket.
Kedua, saat kita mengkonsumsi sesuatu makanan atau minuman, habiskan lah sampai remah terakhir atau tetes terakhir. Bersyukur dan ingatlah di luar sana banyak yang kelaparan kan? Jika kita memang tidak habis, simpanlah dan makanlah lagi nanti sampai habis, baru dibuang. Dengan menghabiskan makanan dan minuman kita, maka kita akan mengurangi bau tidak sedap dan lendir lendir yang timbul dari sisa makanan atau minuman yang biasanya kita buang begitu saja. Dengan begitu kita otomatis tidak hanya menyumbang pada kebersihan tapi juga kesehatan lingkungan. Biarkan bungkus-bungkus makanan dan minuman istirahat dalam keadaan bersih. Mereka layak mendapatkannya setelah memberikan manfaat-manfaat baik pada kita.
Ketiga, setelah makanan, minuman, kosmetik, pakaian atau barang barang berguna lainnya sudah habis manfaatnya sehingga harus dibuang, maka tatalah dengan rapi sebelum dibuang. Lipat tipis-tipis dan rapi untuk menghemat ruang di tempat sampah. Sebelum meninggalkannya di tempat sampah tataplah barang-barang bekas itu dengan syukur dan taruhlah dengan baik, bukan dengan asal lempar. Benda-benda itu adalah simbol kasih sayang Tuhan pada kita.
Keempat, apresiasi lah sampah kita dengan tempat sampah yang layak. Buatlah tempat sampah yang indah, hiaslah sesukamu, dan tempatkan di tempat yang bersih pula. Hal itu akan membuat kita senang mengunjungi tempat sampah kita untuk membuang sampah. Paling penting, tulislah di kotak sampah Anda sebuah nama baru bukan lagi “tempat sampah” tetapi dengan kata yang indah. Misalnya Anda bisa tuliskan di atas kotak sampah Anda “Kotak Kenangan Indah”, atau “Terima Kasih Tuhan, atau, “My nice memory stay here”, atau kata kata syukur lainnya.
Mari lah kita menjadi manusia yang jujur akan nikmat Tuhan. Jangan pernah lupa pada hal-hal baik yang pernah Tuhan berikan pada kita. Jangan biarkan rejeki yang Dia berikan pada kita berubah menjadi sebuah hal buruk yang mendatangkan bencana.


Sabtu, 23 Februari 2019

Psychology Corner: Memahami Perbedaan Otak Kanan dan Otak Kiri


MEMAHAMI PERBEDAAN OTAK KANAN & OTAK KIRI

sumber gambar: marketeers.com

Pada artikel sebelumnya kita telah mengetahui bahwa otak manusia dijelaskan memiliki 3 bagian otak sesuai dengan teori OTAK TRIUNE. bisa baca di artikel Teori Otak Triune

Tiga bagian itu adalah otak batang/reptil, otak mamalia/limbik, dan neokorteks. Nah tiga bagian otak tersebut juga dibagi menjadi belahan otak kanan dan otak kiri. Peneliti telah melakukan riset terhadap dua belahan otak tersebut. Penelitian menunjukkan bahwa masing masing belahan otak bertanggung jawab terhadap cara berpikir, dan masing masing mempunyai spesialisasi dalam kemampuan-kemampuan tertentu, walaupun ada beberapa persilangan dan interaksi antara kedua sisi. Seperti apa perbedaannya? Yuk Check this out!

_Otak Kiri_
a.       Otak kiri memiliki cara atau proses berpikir yang sifatnya logis, sekuensial, linear dan rasional.
b.      Sisi ini sangat teratur
c.       Berpikir berdasarkan realitas, tapi mampu melakukan penafsiran abstrak dan simbolis
d.      Cara berpikir otak kiri sesuai untuk tugas-tugas teratur ekspresi verbal, menulis, membaca, asosiasi auditorial, menempatkan detail dan fakta, fonetik, serta simbolisme.

_Otak Kanan_
a.       Cara berpikir otak kanan bersifat acak, tidak teratur, intuitif dan holistik.
b.      Sesuai untuk mengetahui sesuatu yang sifatnya non verbal (perasaan, emosi)
c.       Kesadaran yang berkenaan dengan perasaan (merasakan kehadiran suatu benda atau orang)
d.      Kesadaran spasial, pengenalan bentuk dan pola, musik, seni, kepakaan warna, kreativitas dan visualisasi.

_Pentingnya otak kanan dan kiri seimbang_
Kedua belahan otak ini penting artinya. Orang yang memanfaatkan kedua belahan otak ini juga cenderung seimbang dalam setiap aspek kehidupan mereka.

Belajar terasa mudah jika kita bisa menyeimbangkan penggunaan otak kanan dan otak kiri. Karena kita bisa memilih mau menggunakan otak mana saat bertemu permasalahan-permasalahan tertentu yang memang membutuhkan cara berpikir salah satu otak.

Sebagian besar komunikasi diungkapkan dalam bentuk verbal atau tulis yang keduanya memang kerja dasar otak kiri. Jadi memang secara otomatis kita cenderung lebih sering cenderung menggunakan otak kiri. Bidang pendidikan, bisnis dan sains yang menjadi topik utama pendidikan kita juga cenderung menggunakan otak kiri.

Lantas bagaimana jika kita cenderung menggunakan otak kiri? Jika kita termasuk orang yang cenderung menggunakan otak kiri tapi kita tidak melakukan upaya untuk memasukan aktivitas ke dalam otak kanan kita maka akan terjadi ketidakseimbangan yang menyebabkan stress dan terganggunya kesehatan kita baik secara fisik maupun mental.

Bagaimana cara menyeimbangkan kehidupan masyarakat kita yang memang cenderung menggunakan otak kiri? Perlu kita masukan musik dan estetika dalam setiap pengalaman berlajar kita.

Saat otak kita lebih sembang dengan masukan seni dan estetika maka à emosi lebih positif dan kinerja otak lebih efektif à mendorong kekuatan otakà mengarah pada keberhasilan à mengarah pada kehormatan diri yang lebih tinggi à emosi positif...

Siklus tersebut di atas akan membuat kita lebih bahagia, seimbang dan sukses dalam hidup. Nah, biasanya orang yang berhasil atau sukses punya penghargaan yang cukup tinggi terhadap seni.

Nah mari kita mulai seimbangkan yuk otak kita dengan berbagai aktivitas.

Artikel berikutnya saya akan membahas lebih detail mengenai spesialisasi otak kanan dan otak kiri. Lebih condong kemana kah kamu? Dan aktivitas apa yang cocok untuk tiap tiap belahan otak
See you in the next artikel!




Rabu, 20 Februari 2019

Family Corner: Pengertian Stunting

sumber gambar aliexpress.com

Family Corner: Pengertian Stunting
Hay moms.. Pernah dengar kata stunting? Bukan stuntman ya.. stuntman itu pemeran pengganti biasanya dalam film action. Nah stunting itu adalah sebuah istilah terkait dengan gizi anak. Stunting adalah sebuah kondisi yang tidak sehat pada anak. Dan ternyata Indonesia adalah negara dengan prevalensi stunting yang tinggi yaitu 37,2% artinya sekitar 1 dari 3 anak di Indonesia mengalami stunting alias tubuh yang lebih pendek dari anak seusianya yang menyebabkan berbagai masalah kesehatan dan kecerdasan.

Itu kan masalah keturunan? No.. salah besar, tidak semua pendek adalah karena keturunan. Pemenuhan asupan gizi juga menjadi faktor utama dalam sebab stunting ini. Dan harap hati hati ya moms karena stunting ini banyak banget lho kerugiannya, bahkan bisa menyebabkan kerugian besar dalam skala nasional! Dan tentunya kita tidak mau kan buah hati kita mengalami hal-hal yang menyakitkan? Nah mari kita bahas secara simple apa sih stunting itu yaa..

Pengertian Stunting
a.      Stunting adalah sebuah kondisi di mana tinggi badan seseorang ternyata lebih pendek dari pada tinggi badan orang lain pada seusianya. (Buku saku Desa Penanganan Stunting: Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, 2017)
b.      Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi lahir akan tetapi, kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun. Balita pendek (stunted) dan sangat pendek (severely stunted) adalah balita dengan panjang badan (PB/U) atau tinggi badan (TB/U) menurut umurnya dibandingkan dengan standar baku WHO-MGRS (Multicentre Growth Reference Study) 2006 (Buku Ringkasan Stunting TNP2K)
c.       Stunting dapat diketahui bila seorang balita sudah ditimbang berat badannya dan diukur panjang atau tinggi badannya, lalu dibandingkan dengan standar, dan hasilnya berada dibawah normal. Jadi secara fisik balita akan lebih pendek dibandingkan balita seumurnya. Penghitungan ini menggunakan standar Z score dari WHO.

Yang perlu kita pahami sebelum membahas stunting adalah bahwa tidak semua anak yang pendek langsung bisa kita simpulkan bahwa dia mengalami stunting. Stunting pasti pendek, tapi pendek belum tentu stunting. Untuk menentukan seorang anak stunting atau tidak, diperlukan pengukuran yang tepat oleh ahlinya.

Namun untuk memberikan yang terbaik bagi buah hati kita, kita harus waspada nih terhadap gejala-gejala stunting yang mungkin ada di anak kita atau anak sekeliling kita. Apa saja gejalanya?

Gejala Stunting
a.      Anak berbadan lebih pendek dari anak seusianya
b.      Pubertas terlambat
c.       Pertumbuhan tulang dan gigi terhambat
d.      Berat badan kurang, tidak naik, dan cenderung menurun
e.      Mudah terkena penyakit infeksi
f.        Anak tampak lebih muda atau lebih kecil dari anak seusianya
g.      Usia 8-10 tahun cenderung pendiam dan kurang berkomunikasi, tidak melakukan eye contact
h.      Performa buruk pada belajar, tes perhatian dan memori.


Hal buruk apa sih yang akan terjadi pada si kecil, jika dia mengalami stunting? Ini dia dampak buruk stunting..
Dampak Buruk Stunting
a.      Mudah sakit
b.      Kemampuan kognitif berkurang
c.       Saat tua berisiko terkena penyakit yang berhubungan dengan pola makan
d.      Fungsi tubuh tidak seimbang
e.      Postur tubuh berkembang kurang maksimal
f.        Kerugian ekonomi

Bisakah stunting dicegah? Diobati? Bagaimana cara mencegah stunting?
Menurut saya sendiri adanya fenomena stunting di Indonesia ini adalah sebagai peringatan bagi ibu ibu semua agar lebih care lagi sama anak dengan cara sbb
a.      Pastikan asupan gizi anak lengkap secara kualitas dan kuantitas
b.      Makan buah dan sayur, biasanya anak anak malas tuh, jangan gampang menyerah. Kita harus bisa membuat si kecil mengkonsumsi buah dan sayur. Kalau dimasak tidak suka, bisa diJUS.
c.       Makan daging. Banyak yang bilang daging mahal. Nah untuk si kecil tersayang silahkan lakukan apapun untuk bisa membeli daging. Sedikit sedikit masalah. Kurangi pembelian kosmetik, pakaian dll. Beli lah daging porsi kecil saja, khusus untuk si kecil (gak harus beli buat sekeluarga)
d.      Minum susu yaa. Jangan susu kental manis yaa.
e.      Cuci tangan, cuci sayuran. Pokoknya jaga kebersihan makanan, rumah, pakaian, dan lingkungan sekitar rumah.
f.        Pas moms lagi hamil, jangan manja dan malas makan! Ya silahkan pikirkan cara agar Anda mendapat asupan nutrisi yang cukup ya.
g.      Bagi moms yang sedang hamil jangan lupa minum pil penambah darahnya yaa
h.      Setelah lahiran tetap lakukan anti natal care, yaitu perawatan setelah lahiran ke puskesmas, bidan, dokter
i.        Dan jangan malas ke POSYANDU!!

Semangat moms! Mari kita usaha lakukan yang terbaik untuk anak kita.. J

Refleksi Pelatihan Guru Merdeka Belajar

Refleksi Pelatihan Guru Merdeka Belajar                                                                         picture: wmnf.org ...